Kali ini saya ingin berbagi cerita saat mendampingi anak-anak mengikuti kegiatan sekolah yang namanya "Karya Wisata". Sekolah kami mengadakan karya wisata ini setiap dua tahun sekali. Karena saya termasuk guru yang masih junior maka saya baru dua kali mengikuti kegiatan karya wisata ini. Dalam kegiatan jeda semester gasal tahun 2014/2015, SMPN 2 Jumantono mengadakan karya wisata untuk siswa-siswi kelas 8 dan 9. Kegiatan ini wajib diikuti oleh semua siswa-siswi karena termasuk tugas karya tulis sekolah. Namun meski wajib, masih ada juga yang tidak bisa ikut karena beberapa alasan yang bisa diterima oleh pihak sekolah. Kebetulan saya mendampingi siswa-siswi kelas 9A karena sebagai wali kelasnya. Karya wisata untuk kali ini kami ke Jawa Timur.
Ada 3 tempat yang kami kunjungi, yaitu :
Ada 3 tempat yang kami kunjungi, yaitu :
2. Museum Loka Jala Crana dan Planetarium
3. Wisata Bahari Lamongan (WBL)
Kami berangkat dari lokasi sekolah kira-kira pukul 21.00 WIB menggunakan 4 bus besar dan pukul 4 pagi kurang sampai di Lumintu yaitu sebuah tempat untuk kita mandi, sholat dan makan pagi. Setelah kami semua mandi, sholat dan sarapan pagi, perjalanan dilanjutkan ke jembatan Suramadu yang kira-kira masih satu setengah jam lagi. Beberapa saat kemudian sampailah kami di tujuan pertama, yaitu jembatan Suramadu.
![]() |
Masuk Jembatan Suramadu |
![]() |
Jembatan Suramadu |
![]() |
Baju dan souvenir di Madura |
Jembatan Suramadu ini merupakan salah satu jembatan terpanjang di Indonesia, yang menghubungkan antara Surabaya dan Madura yang terpisah oleh selat Madura. Jembatan Suramadu ini sudah sangat terkenal, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Para wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur pasti merasa belum lengkap kalau belum berkunjung ke jembatan Suramadu ini.
Berdasarkan data yang ada, panjang jembatan ini ± 5,5 km dengan lebar 30 meter. Jembatan ini dibagi menjadi 8 lajur, 6 lajur untuk kendaraan besar dan 2 lajur untuk sepeda motor. Jembatan ini juga mempunyai 3 bagian, bagian utama jembatan ini tingginya ± 140 meter. Tebal aspal 2,5 meter dan disangga dengan beton-beton besar yang ditanam di dasar laut. Jembatan ini diperkirakan mampu bertahan sampai 100 tahun. Di bawah jembatan ini dapat dilintasi oleh kapal besar tanpa harus membuka pintu di bawah jembtan seperti yang ada di luar negeri. Jembatan Suramadu ini diresmikan oleh Presiden ke-4 Megawati Soekarno Putri pada tanggal 20 Agustus 2003. Dan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada tanggal 18 Juni 2009 selisih 6 tahun dengan peresmiannya. Jembatan ini dibangun dengan tujuan untuk mempermudah akses/perjalanan antara Surabaya dengan Madura. Sebelum adanya jembatan ini, waktu untuk menempuh perjalanan dari Surabaya ke Madura dengan mengendarai kapal memerlukan waktu ± 40 menit namun sekarang dengan melewati jembatan ini perjalanan menjadi lebih cepat dan lebih mudah dengan mengendarai kendaraan roda 2 atau 4 hanya memerlukan waktu 5 sampai 10 menit saja.
Bus kami pun berjalan perlahan melewati jembatan menuju ke Madura, di dalam bus kami bisa melihat-lihat kemegahan jembatan ini. Sesampainya di Madura bus diberhentikan, kami semua turun untuk melihat-lihat pernak-pernik dagangan yang ditawarkan oleh pedagang setempat yang berupa cendera mata khas dari Madura. Ada berbagai macam oleh-oleh disana seperti pakaian, makanan dan yang
paling sering adalah pakaian yang bergambar jembatan Suramadu. Setelah cukup dan sesuai waktu yang dijadwalkan, kami pun masuk bus untuk melanjutkan perjalanan ke Museum Loka Jala Crana dan Planetarium.
![]() |
Action bersama helikopter |
- Arteleri Pertahanan Udara (ARHANUD)
- Pesawat terbang Gannet
- Rocket P-15
- Meriam kapal perang
- Meriam Bofors L-60
- Monumen Pendidikan Perwira TNI
- Kapal K-G
- Pancer Intai Amfibi
- Helikopter 14/7 Kendaraan pengangkut roket
- Meriam Persenjataan dari KRI
- Meriam Kaliber 85 MM
- dan lain-lain
![]() |
Menonton video Akademi Kelautan |
Bagian luar sudah, sekarang kita masuk ke bagian dalam, terdapat lukisan Institut Angkatan Laut Tahun 1951, Akademi AL 1956, AKABRI bagian laut 1965, Akademi AL 1985.
Ada 6 ruang, minimal yang saya lihat, yaitu :
Ruang 1
Terdapat beberapa benda, antara lain :
- Senjata Torpedo di kapal selam
- Roket buatan 9 taruna tahun 1965
- Senjata laras panjang
- dan lain-lain
![]() |
Rudal |
Di ruang 2 ini terdapat benda-benda antara lain :
- Meja tamu tahun 1970/1978, dengan panjang 1,2 meter dan lebar 50 cm
- Bufet kayu dan kaca dengan panjang 2 meter, lebar 4 meter
- Ruang replika tandu Jenderal Soedirman (1948)
- Bufet kayu dan kaca tahun 1970-1n
- Alat komaliwan tahun 1950 - 1956
- Tempat bendera
- Gambar-gambar gubernur AAL dari tahun 1951 - 2014
![]() |
Gambar-gambar Gubernur ALL |
Di ruangan ini banyak terdapat pakaian seragam
- Pakaian dinas upacara
- Pakaian dinas khusus TNI AL (PDU 1)
- Berbagai Pakaian dinas TNI
- Baju selam klasik
- Barongsai
- Tombak bambu runcing
- Motor klasik
- Pedang
- dan lain-lain
![]() |
Motor klasik |
Beberapa benda yang ada di ruangan ini antara lain :
- Kapal kapten pahlawan laut
- Kompas air raksa
- Radio
- Macam-macam kemudi darurat
- Miniatur kapal
- Macam-macam tali kelautan
- Macam-macam gambar pesawat dan helikopter
- Miniatur perahu NASA
- dan lain-lain
![]() |
Kapal |
Ruang 5
Di ruangan ini terdapat berbagai peralatan, seperti :
- Patung taruna
- Alat-alat musik
- Foto TNI AAL dan pnghargaan
- dan lain-lain
Khusus
ruangan yang ini berbeda dengan ruangan yang lain, ruang ini adalah
ruang planetarium. Di planetarium ini saya dan para siswa diajak
mengamati bintang-bintang menggunakan media yang disebut star globe
(bola perbintangan). Dijelaskan kalau di langit ini ada 88 rasi
bintang, 12 diantaranya berada diantara revolusi bumi. 12 rasi bintang
ini lebih dikenal dengan nama zodiak.
![]() |
Planetarium |
![]() |
Tanjung Kodok |
![]() |
WBL |
Lokasi
WBL ini terletak di pesisir utara pantai Jawa, tepatnya di kecamatan
Paciran kabupaten Lamongan Jawa Timur. Setelah sebelumnya anak-anak ke
tempat musium yang dipenuhi dengan berbagai tambahan pengetahuan,
terutama sejarah tentang kelautan Indonesia, sampailah saatnya untuk bersenang-senang di WBL. Sebelum
kami masuk ke WBL, terlebih dahulu kami melaksanakan sholat dhuhur dan
makan siang bersama. Tempat wisata ini menawarkan oase tersendiri bagi
kami. Wisata Bahari Lamongan berdiri sejak tahun 2004 sebagai hasil
pengembangan objek wisata yang telah ada sebelumnya yang dulu bernama
pantai Tanjung Kodok. WBL memadukan konsep wisata bahari dan wisata
fantasi dalam area seluas 17 hektar. WBL memanjakan pengunjungnya dengan
konsep one stop service, mulai jam 08.30 - 16.30 WIB
setiap harinya. Setiap tahunnya didukung dengan hadirnya 3 wahana yang
baru. Selain itu juga tersedia fasilitas pendukung berupa pasar
hidangan, pasar wisata, pasar buah dan ikan. Serta fasilitas-fasilitas
umum lainnya, seperti mushola, ATM bersama, klinik, toilet, tempat
parkir, akses internet gratis dan lain sebagainya.
Beberapa fasilitas yang ada di WBL antara lain :
1. Paus dangdut
2. Kolam renang air tawar
3. Waterboom
4. Anjungan walisongo
5. Playground pasir
6. Kolam air laut
3. Waterboom
4. Anjungan walisongo
5. Playground pasir
6. Kolam air laut
7. Bioskop 3 dimensi
8. Rotary coaster
9. Rumah sakit hantu
10. Jet coaster
11. Rumah kucing
12. Planet kaca
13. Sarang bajak laut
14. dan masih banyak lagi
8. Rotary coaster
9. Rumah sakit hantu
10. Jet coaster
11. Rumah kucing
12. Planet kaca
13. Sarang bajak laut
14. dan masih banyak lagi
Tidak
mungkin dalam waktu yang terbatas anak-anak bisa masuk dan bermain di
semua fasilitas yang ada. Anak-anak dan saya pun hanya bisa bermain di
beberapa tempat saja. Terlihat anak-anak sangat senang dan puas setelah
bermain di WBL ini. Waktu pun sudah sore dan kami sudah merasa lelah,
kami menuju ke tempat parkir bus. Masing-masing ada yang langsung menuju
ke tempat mandi, ada juga yang menuju ke tempat jajan oleh-oleh khas
dari WBL. Dari berbagai snack sampai cendera mata khas WBL. Akhirnya
setelah semua kembali ke bus, kami pun pulang menuju ke sekolah kembali.
Tak lupa saat maghrib tiba, kami berhenti di rumah makan untuk
melaksanakan sholat maghrib dan makan malam. Setelah selesei, perjalanan
pulang pun dilanjutkan. Setelah perjalanan kira-kira 6 jam kami sampai
di sekolah kembali, alhamdulillaah.
Demikianlah berbagi saya dan anak-anak SMPN 2 Jumantono dalam karya
wisata kali ini. Bagi siapa saja yang belum pernah wisata ke Jawa Timur
khususnya ke jembatan Suramadu, musium Loka Jana Crana dan Planetarium
serta WBL, ini adalah tempat yang sangat direkomendasikan untuk
dikunjungi. Semoga ada hal-hal yang bisa diambil manfaatnya, aamiin.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !